Tingkat Penyelesaian Perkara PA Muara Teweh Capai 98,82%

Muara Teweh│pa-muarateweh.go.id
Rasio capian penyelesaian perkara tahun 2020 di Pengadilan Agama Muara Teweh mencapai 98,82% dengan jumlah perkara yang diputus sebanyak 501 perkara. Dari jumlah sisa perkara tahun 2019 sebanyak 4 perkara, perkara masuk tahun 2020 sebanyak 503 perkara dan sisa akhir tahun 2020 sebanyak 6 perkara. Perkara yang ditangani PA Muara Teweh masih dominasi perkara Cerai Gugat dan Cerai Talak dan Dispensasi Nikah dan perkara lainnya masing-masing sebanyak :
Cerai Talak : 102 perkara
Cerai gugat : 259 perkara
Dispensasi kawin : 65 perkara
Isbat nikah : 59 perkara
Harta bersama : 4 perkara
Perwalian : 2 perkara
Wali adhol : 2 perkara
Izin poligami : 1 perkara
Pembatalan perkawinan : 1perkara
Penguasaan anak : 1 perkara
Hibah : 1 perkara
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Sesuai dengan tugas dan fungsinya Pengadilan Agama Muara Teweh merupakan salah satu penyelenggara kekuasaan kehakiman yang memberikan layanan hukum bagi rakyat pencari keadilan yang beragama islam mengenai perkara perdata tertentu yang diatur dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 3 tahun 2006 dan Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009.
Kekuasaan kehakiman dilingkungan Peradilan Agama dilaksanakan oleh Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi Agama yang berpuncak pada Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai Pengadilan Negara tertinggi. Seluruh pembinaan baik pembinaan teknis peradilan maupun pembinaan organisasi, administrasi dan keuangan dilakukan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Pengadilan Agama merupakan Pengadilan Tingkat Pertama yang bertugas dan berwenang memeriksa, mengadili dan memutus perkara-perkara di tingkat pertama di bidang perkawinan, kewarisan, wasiat dan hibah yang dilakukan berdasarkan hukum islam serta waqaf, zakat, infaq dan shadaqah serta ekonomi Syari’ah sebagaimana di atur dalam Pasal 49 UU Nomor 50 Tahun 2009. (men)




